ADSENSE HERE!
Siapa yang
tidak ingin memiliki usaha menghasilkan uang, diluar sana atau pun di dalam
diri kita ada banyak peluang dan banyak juga ide-ide untuk memulai usaha. Untuk
itu kita Jangan belenggu potensi minat dan
bakat kita, mulailah berusaha
memulai usaha dari hal yang mungkin bagi kita terlihat kecil dan sepele namun percayalah dengan
kesungguhan dan tekad yang kuat, kita akan menjadi pengusaha yang sukses. Yang memiliki
kemerdekaan finansial.
Sayapun menulis
ini sebagai upaya memulai usaha, meski belum sukses. Hehehehe...
1. Jual kreatifitas dan Keunikan Kita.
Jika
kita termasuk manusia kreatif dan inovatif, pasti
banyak ide atau hal baru yang dapat Kita jadikan peluang usaha. Tidak
sedikit usaha baru dimulai dari penemuan jenis produk, teknologi, sistem, dan
program baru. Jika berhasil menciptakan sebuah keunikan, segera kita ambil hak
paten dan menjualnya. Penemuan baru biasanya sangat berpeluang untuk menembus
pasar, apalagi khas, unik, dan dibutuhkan orang banyak.
Banyak contoh
yang dapat kita lihat seperti
membuat kaos-kaos unik dengan kata-kata yang penuh motivasi. Kaos tersebut
memang biasa saja kalau dilihat sepintas, tapi karena ada keunikannya dengan
kata-kata yang penuh inovasinya, bisa menambah nilai jual. Tentunya keuntungan
bisa jauh lebih besar dengan keunikan yang mereka jual.
2. Duplikasi Usaha Lain: Amati Tiru dan Modifikasi (ATM)
Dan jika
termasuk kurang kreatif dan inovatif, jangan
putus asa. Percayalah, ide usaha tersebar dimana-mana, bahkan di depan mata. Kita
harus selalu bisa membaca peluang, contohnya di sekitar Kita ada rumah makan ayam goreng yang cukup laris. Apa salahnya Kita bersaing secara sehat
di tempat yang berbeda dengan produk yang sama. Kita cukup menduplikasi usaha
tersebut, memodifikasi
sedikit biar beda gaya dan penampilan, dan jangan lupa memberikan nilai tambah kepada konsumen, seperti pelayanan,
harga, kecepatan, keramahan. Contoh pelayanan yang lebih memuaskan kepada
konsumen adalah memberikan air teh gratis kepada konsumen atau
3.
Usaha Fasilitas tambahan : Beri Nilai Tambah
Selain
menduplikasi, Kita juga bisa membuka usaha dengan memberikan usaha fasilitas
tambahan, tapi ini harus dengan sedikit sentuhan kreatifitas. Misalnya,
tetangga membuka warnet, maka kita masih bisa menyainginya dengan tambahan
fasilitas atau memperluas penawaran yang ada. Kita bisa mendirikan warnet di
lokasi sama.dengan memberikan diskon khusus kepada pelanggan, sehingga
kita bisa menjadi lebih baik
di banding pesaing kita.
Dengan sedikit fasilitas tambahan, kita pun bisa memiliki usaha dan siap untuk berhasil. Misalnya, Kita bisa menyewa tempat di sekitar tempat penyewaan game zone tersebut dengan menjual minuman yang lagi trend sekarang ini, Bubble Tea. Itu sangat cocok dengan pangsa pasar Bubble Tea dan game zone untuk pangsa pasar anak sekolah.
4.
Jual Keterampilan
Kita
sendiri pun dapat menjual keterampilan yang dimiliki. Jika bisa menggunting
rambut, Kita bisa membuka salon. Dengan sedikit sentuhan yang berbeda dengan
salon-salon lainnya, pasti salon Kita akan ramai di kunjungi konsumen. Bagi Kita
yang mahir mengetik 10 jari, tidak ada salahnya membuka usaha jasa pengetikan,
seperti skripsi, naskah, makalah, dan lain-lain yang kemudian bisa Kita
kembangkan dengan menerima jasa penerjemahan (translate).
5. Menjadi Reseller, Agen Produk dan Jasa Milik Orang Lain
Ini
paling mudah, modalnya pun biasanya tidak terlalu besar. Kita bisa membuka
kantor keagenan, baik suatu produk maupun jasa. Banyak sekali produk dan jasa
yang sangat memerlukan agen. Selain menjadi agen suatu produk, Kita juga bisa
menjadi agen yang menyediakan jasa, seperti agen isi ulang air, isi ulang
pulsa, penyalur pembantu rumah tangga, agen modeling/foto model, agen
iklan, dan lain-lain. Di kampungwirausaha.com, ada banyak penawaran memberi
kesempatan untuk menjadi agen seperti: USAHA AGEN JUAL SABUN HERBAL HAWA,
AGEN LAMPU SEHAT, AGEN ALAT KESEHATAN, AGEN PULSA,
AGEN TRAVEL, AGEN HAJI DAN UMROH.
6.
Jual Barang Bekas (second)
Ini yang lagi
hangat-hangatnya di media sosial Facebook, menjual barang bekas / second,
seperti HP seken, komputer seken, motor seken, Kita bisa membeli suatu
barang disuatu tempat dengan harga murah dan menjualnya ditempat lain dengan
harga yang lebih tinggi. Kita juga bisa menjual barang bekas dengan cara
membeli barang rusak dengan harga murah. Kemudian memperbaiki barang tersebut dan
menjualnya dengan harga yang lebih tinggi. Dan masih banyak cara yang dapat kita
temukan dari barang bekas.
7.
Segera Buka Kantor
Bagi
kita yang memiliki keterampilan/keahlian segera buka kantor sendiri. Jangan
takut masalah modal dan SDM. Kita bisa mengajak kolega atau teman seprofesi
untuk patungan modal dan membuka kantor tersebut. Juallah skill dan
pengalaman kita. Jika reputasi bagus dan relasi banyak jaringan, jangan kuatir kekurangan klien. Kita
bisa memulai mendirikan kantor dari rumah atau lebih dikenal dengan
sebutan home office. Cukup dengan menyediakan satu komputer, satu telepon, faxs, meja,
dan kursi tamu. Contoh Konsultan
Perencana,
8.
Beli Waralaba
Bagi
kita yang memiliki modal besar, tapi tidak mau repot untuk memikirikan sesuatu
usaha yang baru, alternatif waralaba (franchise) dapat
dipilih. Waralaba adala jenis usaha yang relatif terorganisir
dengan baik. Tapi butuh
kejelian untuk menilai waralaba mana yang
bagus dan cocok untuk Kita. carilah
usaha waralaba yang memiliki Track Record yang baik
dan sudah teruji di lapangan. Kini semakin banyak bermunculan waralaba, dari
yang membutuhkan modal besar hingga yang membutuhkan modal kecil. Contoh
waralaba oleh warga kampung wirausaha: Bakso Kotak,
Serabi Kraton, Dobby burger, Ayam Leker, bahkan Alfamart dan Indomaret.
Mulailah
untuk berwirausaha, apapun itu jenis usahanya baik barang maupun jasa, yakinlah
pada diri kita sendiri bahwa kita itu mempunyai kelebihan dan potensi yang maha
dahsyat yang tersimpan didalam alam bawah sadar kita. Yang harus kita lakukan
adalah kenali dan gali potensi kita tersebut, implementasikan dengan membuka
usaha apapun itu yang sesuai dengan minat atau bakat kita.
Tonton juga ini :
ADSENSE HERE!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar